Senin, 30 November 2015

Sekedar kerinduan tentang sepakbola indonesia.
 berbicara tentang sepakbola indonesia, saya sendiri adalah seorang penggemar fanatik tim asal kota saya, sekarang saya bersekolah di salah satu sekolah kejuruan negeri dikota BALIKPAPAN, namun tidak menghalangi hobbi saya sekaligus jalur hidup saya sebagai seorang suporter, kecintaan kepada tim favorit sepakbola seperti cinta mati terhadap pasangan hidup, kemanapun bagaimanapun tim kebanggan saya berlaga, saya berusaha untuk mendukung mereka, kemerosotan prestasi dan konflik dibadan negara  PSSI, membuat turnamen resmi negara ini terhenti,itupun berimbas kepada prestasi timnas ditingkat dunia, sepakbola merupakan pesta bagi rakyat kecil, arti definisi lebih lanjut dari suporter, tidak lain adalah pasangan jiwa dari tim kebanggan, saya berharap tulisan saya ini dapat sampai kepengurus di PSSI maupun pemerintah, secepatnya menyelesaikan konflik yg terjadi, kembalikan pesta kami, pesta rakyatkecil, kami hanya menuntut satu, yaitu prestasi, kami tidak peduli dari mana kami berasal, dari berbagai elemen suporter yg ada, yg jelas kami hanya RINDU JUARA, dan kami oingin JUARA, JUARA, dan, JUARA !!!

Minggu, 29 Maret 2015

Because FANS FOOTBALL Not Criminal

Dunia suporter memang sulit dipahami oleh kaum awam, terutama mereka yg tidak mengerti dunia sepakbola, kami dianggap sebagai manusia yg membuang buang waktu, manusia yg tidak mempunyai moral atau keburukan lain yg terus melekat pada diri kami, pada crita kali ini, saya akan membagi cerita hidup saya sebagai seorang suporter, memang umur saya masih sebiji jagung, tapi sedikit sedikit saya merasakan pahit manisnya menjadi suporter, satu kebanggan saya , ketika saya mengawal tim kebanggan saya setiap kali bertanding, kecintaan saya terhadap kota ini, kota BALIKPAPAN, saya buktikan melalui dunia sepakbola, bukan sebagai pemain , tapi sebagai suporter, pemain ke 12, di tingkat pendidikan pun, saya sering mendapat sedikit singgungan ringan dari teman -teman saya ataupun dari guru-guru saya yg menilai dunia suporter itu dunia yg buruk, bahkan saya pun harus menjaga jarak dengan wanita yg saya sukai disekolah,karena menilai bahwa saya memiliki pergaulan yg buruk, dunia suporter memang tak lepas dari loyalitas maupun rivalitas, terkadang rivalitas yg berlebihan, membuat sifat buruk dari dunia suporter itu terlihat, tapi lebih dari itu, disini kami merasakan bagaimana kerasnya kehidupan, apa itu arti kesetian , kami tidak dibayar, bahkan hobby kami pun harus mengeluarkan biaya sendiri, mungkin dimata sebagian kaum awam, kami berpenampilan mirip berandalan, kami memang bukan boyband, atau anak yg mgaya penamilannya selalu berubah mengikuti zaman, dari cerita ini, saya ingin semua kaum awam membuka matanya lebar-lebar bahwa dunia suporter bukan kriminal, kami tidak buruk, hanya manusia bodoh yg tidak mengerti dunia suporter dan pesepakbolaan yang mengecap kami sebagai berandalan, kami suporter, bukan penjahat bu , pak ! tolong hargain kami sebagai pemain ke 12 dari dunia sepakbola, tolong buka matamu bapak ibu! NO FANS NO FOOTBALL !

Rabu, 21 Januari 2015

LYRIC CHANTS BALISTIK

Kobarkan semangatmu karna kami disini Balikpapan suporter fanatik BALISTIK,
tunjukkanlah aksimu raihlah kemenangan, kami tak pernah lelah mendukungmu,
berkumpul, bernyayi, beratraksi untuk PERSIBA ayookkk !!

I LOVE PERSIBA you are the part of my life
I LOVE PERSIBA you are the part of my life
I LOVE PERSIBA
LALALA LALALA LALALA LALALA

TERUS BERLARI
TAK KENAL PATAH HATI
ASAL KAU MENANG
KUBAHAGIA
OOOO OOOOO OOOO



JIKA LOLOS TES MEDIS, TANPA SELEKSI BRYAN ALDAVE AKAN SEGERA DIKONTRAK

Kecocokan manajemen dengan striker asal uruguay ini membuat dia hanya tinggal menunggu hasil tes medis,
jika bryan lolos tes, maka PERSIBA akan segera menyodorkan kontrak kepada striker berusia 32 tahun ini akan berseragam persiba untuk musim depan, sebelumnya pelatih eddy simons mengatakan, bahwa dia menerapkan seleksi bagi parapemain yang ingin bermain untuk PERSIBA, namun sesuai permintaan manajemen, pelatih pun segera memberikan tempat untuk aldave

SUPPORT YOUR LOCAL TEAM

BALISTIK (Balikpapan suporter fanatik) begitu orang menyebutnya, di BALISTIK-lah aku bergabung, meluapkaan dan menyalurkan kecintaanku tentang kota ini, kota dimana aku mendapatkan semuanya, entah apa yg ada dibenakku, setiap kali PERSIBA bertanding, perasaan ini selalu bercampur aduk, menanti tim kebanggaan berlaga, disini aku mendapatkan semuanya, rasa kekeluargaan, rasa kecintaan, kami mendukung sepenuhnya tim kebanggan kami tanpa pamrih, acap kali kami mendapat cemoohan, tapi itu semua kami anggap sebagai pelajaran, PERSIBA telah meracuni nadiku, bukan hanya sekedar perasaan mengumpat, atau berteriak goal, tapi tentang semua rasa kecintaan , tulus dari hati, dan rasa cinta ini bebas dari "MAFIA' selamanya tetap pPERSIBA !!!

#SALAM SATU BANGSA

Jumat, 16 Januari 2015

Lolos ke final, PERSIBA semakin percaya diri menatap ISL

Manajemen Persiba Balikpapan merasa senang dengan hasil yang diraih tim Beruang Madu dalam dua laga mereka di turnamen pramusim Piala Wali Kota Padang 2015, sehingga mendapatkan tiket ke final.

Persiba memastikan berlaga di final setelah meraih dua kemenangan dengan mengalahkan Semen Padangdan Selangor FA. Kendati tidak bertanding hari ini, raihan poin Persiba tak mungkin terkejar Semen Padang, mau pun Selangor FA.

Ketika mengalahkan Selangor FA, Persiba mempercayakan I Ngurah Komang Arya Pradana di bawah mistar. Mantan kiper PSM Makassar itu bermain cemerlang dengan beberapa kali melakukan penyelamatan.

Salah satunya sukses menahan eksekusi penalti Abdul Hadi Yahya di babak pertama. Penalti diberikan wasit setelah legiun asing Selanggor FA Guherme De Paula dijatuhkan di kotak terlarang.

Sukses Persiba tembus partai final di luar dugaan. Sebelumnya pelatih maupun manajemen tidak memasang target tinggi. Sebab, turnamen tersebut hanya menjadi ajang pemanasan, dan proses seleksi pemain sebelum tampil di Indonesia Super League (ISL) 2015.

“Kepada para Pemain, ofisial, dan manajemen luar biasa. Kerja keras menghasilkan apa yang kita inginkan. Pramusim awal yang positif bagi Persiba,” kata direktur olahraga Persiba Jamal Al Rasyid.

“Persiba ke final Piala Wali Kota Padang, dan akan melawan Persib [Bandung] atau PBFC [Pusamania Borneo FC]. Terima kasih atas doa, dan dukungan para suporter yang tiada henti.” (gk-54)

Edy simons menilai membutuhkan striker asing untuk menuntaskan umpan silang.

                                                                                                                                                       Pelatih Persiba Balikpapan Eddy Simon Badawi mengungkapkan, hingga saat ini ia masih menunggu kedatangan penyerang asal Uruguay Bryan Aldave untuk melengkapi barisan depan.

Menurut Eddy Simon, Persiba kini hanya membutuhkan dua pemain baru, yakni striker dan gelandang bertahan. Untuk striker lokal, pelatih kelahiran Kota Balikpapan itu menyatakan sudah cukup, karena sebelumnya sudah ada Mithaful Hamdi, I Made Wirahadi dan Suheri Daud.

“Kalau dilihat, kita sekarang tinggal butuh striker asing, dan gelandang bertahan. Tinggal itu saja. Untuk posisi striker, kita tunggu saja, katanya 17 Januari ini. Kita butuh striker asing, karena bola-bola crossing kita tak ada yang selesaikan,” ungkap Eddy Simon kepada Goal Indonesia.

“Suheri Daud kan sudah saya rekomendasikan, artinya sudah ok. Jadi kita hanya butuh striker asing saja.”

Sementara untuk gelandang bertahan, saat ini ada mantan pemain Putra Samarinda Fajar Legian mengikuti seleksi bersama Beruang Madu.

“Nanti kalau Fajar masuk, tinggal striker asing. Tapi kalau manajemen sudah klop dengan Fajar, kita ok saja. Pemain lain kita sudah lengkap. Kita manfaatkan yang ada sekarang,” tutur Eddy Simon.

“Untuk gelandang bertahan kita juga punya Valentino [Telabun]. Kemarin waktu di Piala Wali Kota Padang, saya tempatkan dia sebagai gelandang bertahan.”

Sedangkan mengenai sayap kanan Basri Lohi yang sebelumnya dikabarkan meninggalkan Persiba setelah tidak terlihat mengikuti latihan, Kamis (15/1) sore, dibantah Eddy Simon.

“Basri Lohi tidak kemana-mana. Dia telepon saya, dia ada di Jogja. Memang dia tidak ikut latihan. Saat ini kan tinggal tahap negoisasi,” sanggah Eddy Simon.

Soal klub lain yang tertarik Basri Lohi, Eddy Simon tak menampiknya. Apalagi sempat dikabarkan ikut latihan bersama.

“Memang dia bilang ke saya, dia ikut latihan, tapi hanya untuk jaga kondisi saja. Ya, mungkin juga dari pihak lain ada yang mau, tapi dia bersama kita,” pungkasnya. (gk-54)

myself my adventure









                                         Pre-MatchSyndrom

Orang sering menyebutnya dengan PMS (Pre-MatchSyndrom) yaitu ketika perasaan kita bercampur-aduk saat menanti tim kebanggaan kita berlaga, saat langkah kaki kita bergerak menuju stadion, ketika kaki kita berhendi di tribun selatan, tempat dimana kita meluapkan semua emosi kita, dimana ketika pikiran kita hanya fokus untuk bernyanyi, berteriak,dan mendukung tim kebanggan kita meraih kejayaaannya, ini bukan hanya sekedar berteriak GOAL atau mengumpat saat pemain kita dikasari lawan, tapi ini tentang rasa CINTA, KEBANGGAAN, dan HARGA DIRI !

#PERSIBA SECOND RELIGION !